PGP-Angkatan3-Kab. Banyuwangi-Yuliani- Aksi Nyata Modul 3.3. Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid



Aksi Nyata Modul 3.3. Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

PROGRAM AKSI 
(APRESIASI KREATIFITAS SENI SISWA)


Peristiwa (fact):

Latar Belakang

Program kegiatan yang berpihak pada murid adalah suatu aktivitas nyata yang dilaksanakan faktor-faktor biotik yang ada dalam ekosistem sekolah yang terarah dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang di harapkan oleh para murid, contohnya adalah program AKSI SDN KEBALENAN.

AKSI SDN KEBALENAN adalah suatu wadah untuk menampung kegiatan siswa dalam mengembangkan potensi yang dimiliki oleh siswa di bidang seni.

Program ini dibuat untuk meningkatkan kepemimpinan dalam mengembangkan bakat mereka, sehingga mereka dapat meraih prestasi.
Atau disaat mereka lulus dari sekolah, mereka sudah siap mempunyai bekal kemampuan yang dimiliki untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya atau bisa mengaplikasikan nya langsung di masyarakat.
Kepala sekolah dan guru dianggap sebagai motor penggerak dalam menumbuhkan kompetensi dan karakter yang dapat dikembangkan. Ekosistem sekolah yang baik tidak hanya meningkatkan kompetensi namun juga menumbuhkan kolaborasi. Kolaborasi yang baik akan menumbuhkan kepercayaan antara guru dan murid sehingga program dapat terlaksana sesuai rencana.
Kolaborasi ini dapat menumbuhkan ekosistem sekolah yang sehat dalam hal pengetahuan, inovasi dapat ditumbuhkan bersama. Kolaborasi seluruh elemen warga sekolah sangat diperlukan, mulai dari kepala sekolah, guru, murid, dan orang tua.
Di dalam kelas, pengetahuan harus dipahami tidak lagi hanya pada guru tetapi juga pada semua murid. Di sinilah kolaborasi antara guru dan murid masuk. Kolaborasi juga dapat memperkaya sumber belajar antara guru dan murid.
Pada Kurikulum Sekolah Profil Pelajar Pancasila merupakan karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu pelajar melalui budaya projek sekolah, pembelajaran intrakurikuler, kokulikuler dan ekstrakurikuler.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan pembelajaran kokulikuler yang dilakukan murid dengan kegiatan berupa pembelajaran berbasis projek yang kontekstual dan interaksi dengan lingkungan sekitar .
Profil Pelajar Pancasila bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam diri setiap individu pelajar, dan merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
Sebagai upaya mewujudkan profil pelajar Pancasila SDN Kebalenan melalui kegiatan Ektrakurikuler projek penguatan pelajar Pancasila yang bertema Apresiasi Kreatifitas seni siswa yang melestarikan budaya seni di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan program diawali dengan pemetaan aset atau sumber daya yang dimiliki oleh SDN Kebalenan yakni sebagai berikut:

  • Modal Manusia
SDN Kebalenan memiliki 1 Kepala Sekolah, 7 orang Guru PNS, 8 orang guru PPPK, 6 orang guru tenaga honorer, 3 orang tenaga kebersihan, dan 1 orang tenaga keamanan ( satpam). Hampir sebagian besar guru di sekolah kami adalag guru - guru muda dan menguasai IT. Hal ini sangat mendukung segala kegiatan yang dilaksanakan sekolah utamanya dalam pelaksanaan pembelajaran daring pada masa pandemi covid seperti sekarang ini. Disamping itu, diantara kepala sekolah, guru dan juga staff meiliki ikatan kekeluargaan yang sangat erat dan selalu saling membantu jika ada masalag yang dihadapi.


Kepala SDN KEBALENAN


Dewan Guru SDN KEBALENAN


SD Negeri Kebalenan pada tahun ini memiliki siswa sebanyak 568 orang. Siswa-siswa SD Negeri Kebalenan sarat akan prestasi baik prestasi dalam bidang akademik maupun non akademik (Olahraga dan Seni). Selain itu modal manusia yang dimiliki oleh SD Negeri Kebalenan adalah adanya kerjasama orangtua siswa yang tergabung dalam komite sekolah dan juga paguyuban orang tua murid. Mereka selalu ikut berkontribusi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah, baik berupa tenaga, pemikiran ataupun biaya.




Siswa SDN Kebalenan

             
Prestasi siswa SDN kebalenan

  • Modal Sosial
Modal sosial yang dimiliki SD Negeri Kebalenan diantaranya sekolah ini memiliki tata tertib yang mengatur segala tingkah laku baik guru maupun siswanya. Sekolah ini juga merupakan sekolah model SPMI dimana pada SPMI ini sekolah memiliki SOP-SOP yang mengatur pelaksanaan aktivitas sekolah sesuai dengan 8 standar pendidikan. Sekolah ini juga melaksanakan pembiasaan setiap harinya untuk meningkatkan disiplin, sikap religius, dan juga rasa nasionalisme. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya melaksanakan doa  bersama sebelum pelajaran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu wajib nasional, dan juga melaksanakan kegiatan pembersihan sekolah dan lingkungan sekitar sekolah secara berkala, juga literasi lima belas menit sebelum pelajaran. Selain itu sekolah ini juga memiliki komunitas praktisi yang dijadikan tempat untuk saling berbagi antara guru dalam meningkatkan kompetensi dan memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas.



                                                  Kegiatan  siswa doa bersama



                                                        foto kegiatan literasi 



                                                         Komunitas Praktisi

  • Modal Fisik
SD Negeri Kebalenan memiliki bangunan fisik diantaranya, 18 ruang kelas untuk kegiatan pembelajaran, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang guru, 1 ruang perpustakaan, , 1 rmushola, 1 ruangan sebagai gudang, 8 ruang kamar mandi, 1 ruang UKS, 1 ruang kantin, 1 tempat parkir, dan halaman yang luas untuk kegiatan olahraga dan kumpul bersama. Selain itu SD Negeri Kebalenan  juga memiliki infrastruktur pendukung pembelajaran seperti alat peraga pendidikan, media pembelajaran, dan jaringan internet. Sekolah ini juga memiliki wastafel, saluran pembuangan air dan akses jalan yang bagus.






                                                    Bagunan fisik sekolah

  • Modal Lingkungan/Alam
Modal lingkungan/alam yang dimiliki sekolah ini diantaranya sirkulasi udara yang bersih dan bagus karena sekolah memiliki pohon-pohon besar sebagai perindang. Memiliki taman sekolah yang luas dan asri dan juga tanaman toga. Sekolah ini juga memiliki ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan untuk area bermain bagi murid-murid.





foto halaman sekolah dan taman

  • Modal Finansial
Untuk modal finasial SD Negeri Kebalenan mengandalkan dari dana BOS yang diberikan oleh pemerintah pusat  Selain itu, sekolah juga memanfaatkan uang dari penghasilan kantin sekolah untuk membantu pelaksanaan kegiatan sekolah.


                                                  Dana BOS Pusat 


  • Modal Politik
Untuk modal politik yang dimiliki sekolah yaitu bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Banyuwangi baik dengan Bupati  dan pejabat lainnya. Sekolah juga bersinergi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi. Selain itu, sekolah juga melakukan sinergi dengan Kelurahan Kebalenan Puskesmas Sobo, Babinsa, Kepolisian, dan juga tokoh-tokoh politik yang ada di sekitar lingkungan sekolah.




Dinas Pendidikan Kab Banyuwangi 





Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi


  • Modal Agama dan Budaya
Untuk modal agama dan budaya yang dimiliki oleh SD Negeri Kebalenan yaitu sekolah teridiri atas siswa yang masyoritas muslim namun ada siswa yang beragama non muslim. Sekolah memfasilitasi pelaksanaan Ibadah bagi siswa muslim dan melakukan kegiatan keagamaan  bersama di musholla sekolah. Setiap pagi hari jumat selalau di adakan doa bersama di halaman sekolah. 
Adanya kegiatan santunan anak yatim dan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh semua siswa saat perayaan  hari besar agama seperti Maulid Nabi dan Santunan anak yatim. Semua warga sekolah ikut serta membantu persiapan kegiatan tersebut dan tentukan tetap di koordinir oleh guru. Sekolah juga memiliki ekstrakulikuler di bidang seni dan budaya untuk pelestarian seni dan budaya yang ada di Banyuwangi. Adapun ekstrakurikuler yang dimiliki dalam bidang seni dan budaya yaitu ekstra tari, ekstra Pencas silat, ekstra membatik , ekstra menyanyi.







                                            Kegiatan keagamaan dan budaya  

Disamping itu, diantara kepala sekolah, guru, dan juga staff memiliki ikatan kekeluargaan yang sangat erat dan selalu saling membantu jika ada masalah-masalah yang dihadapi.SDN Kebalenan pada tahun ini memiliki siswa sebanyak 569 Siswa. Siswa-siswa SDN Kebalenan sarat akan prestasi baik prestasi dalam bidang akademik maupun non akademik (Olahraga dan Seni).

Selain itu modal manusia yang dimiliki oleh SDN Kebalenan adalah adanya kerjasama orangtua siswa yang tergabung dalam komite sekolah dan juga paguyuban kelas. Mereka selalu ikut berkontribusi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah, baik berupa tenaga, pemikiran ataupun biaya.

Selain itu sekolah ini juga memiliki komunitas praktisi yang dijadikan tempat untuk saling berbagi antara guru dalam meningkatkan kompetensi dan memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas.

  • TUJUAN PROGRAM
Membentuk karakter cinta budaya dan menumbuhkan sikap tanggung jawab terhadap pelestarian budaya daerah dan juga untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berekspresi, berapresiasi, berkreasi, membentuk harmoni dan menciptakan keindahan
Meningkatkan dan mewujudkan apresiasi dan kreatifitas seni siswa dalam mencintai kebudayaan dan mampu berkarya secara kreatif serta berprestasi.


  • Tahapan BAGJA

Buat Pertanyaan

Bagaimana seni tari dapat membentuk karakter cinta budaya pada murid.?
Apakah seni tari dapat menumbuhkan karakter murid yang dalam bergotong royong?

Ambil Pelajaran

Seluruh komponen sekolah berkolaborasi untuk membentuk karakter cinta budaya.
Kegiatan AKSI di sekolah menumbuhkan rasa tanggung jawab warga sekolah terhadap Cinta budaya .

Gali Mimpi

Sekolah cinta budaya terwujud karena murid cinta dengan pelestarian budayanya.
Murid memiliki wadah untuk menampung kegiatan positifnya dalam mengembangkan potensi yang dimiliki oleh murid
Terwujudnya karakter murid cinta budaya dan bertanggungjawab terhadap pelestarian budaya.

Jabarkan Rencana
 
Kegiatan ekstra kurikuler setiap hari Sabtu pukul 08.00 - 10.00 wib
Murid juga di merdekakan dengan kegiatan Ekstrakurikuler pilihan lainnya.
Wali kelas merekapitulasi nilai harian dari kegiatan ekstrakurikuler tersebut.
Kepala sekolah mengevaluasi dan memberi peringatan untuk kelas yang masih belum mengikuti kegiatan ekstra kurikuler dan memberi apresiasi kepada murid yang membawa harum nama sekolah dalam kegiatan seni atau pun ekstra kurikuler lainnya.

Atur Eksekusi

Pelaksanaan program dilakukan oleh seluruh warga sekolah dengan kepala sekolah sebagai penanggungjawab, guru, tenaga kependidikan dan semua komponen yang ada di sekolah memiliki tanggung jawab yang sama untuk mencapai tujuan program. Uji coba program dilaksanakan mulai dari tanggal masuk PTMT. Evaluasi dilakukan tiap minggu dan evaluasi keseluruhan program setelah kurang lebih satu bulan pelaksanaan program. Hasil evaluasi bisa di pakai untuk mengambil keputusan tindakan lanjut pelaksanaan program.



Perasaan (feelings):

Perasaan ketika menjalani dan setelah menjalani aksi nyata sangat antusias, semangat, dan bahagia melihat antusiasme murid saat melakukan kegiatan projek, pada awalnya banyak dari murid yang kurang memahami pentingnya pelestarian budaya yang ada disekitar kita.



Pembelajaran (findings) :

Pembelajaran yang didapat dari kegiatan proyek ini adalah masih banyak murid yang belum memahami tentang pentingnya pelestarian budaya melalui cinta budaya dengan ikut mengimplementasikan dalam kegiatan ekstrakurikuler Kesenian, semua sudah didukung oleh 7 aset yang di berdayakan oleh sekolah.
Namun pada aset lingkungan yang memberdayakan taman sekolah, lapangan dan juga sanggar itu adalah dibiayai oleh dana BOS dan juga dukungan dari walimurid, sehingga semua kegiatan bisa berjalan secara bersinergi.

Penerapan ke depan (future) :

Siswa di beri kesempatan untuk menentukan kelompok
Siswa di beri kesempatan untuk memilih tarian yang di minatinya.
Siswa di beri kesempatan untuk berlatih hingga bisa sesuai dengan bakat dan minatnya.
Meminta siswa untuk menampilkan budaya mereka.
Menanyakan kep
Siswa mendapat tanggung jawab untuk menjaga pelestarian budaya terutama seni tari.
ada pemanfaatan lahan belakang sekolah untuk kebun bisa di pakai untuk pembelajaran diluar kelas yang bisa membuat siswa bisa bermain sambil belajar. 
sekolah ada lahan belakang yang belum di pagar dan sudah bekerjasama dengan komite untuk pemanfaatannya.   



Demikian Kegiatan Aksi nyata Modul 3.3 Tentang Program yang berpihak pada murid.
semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi. 





Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Refleksi Minggu Ke-18 (Model 4P)