JURNAL REFLEKSI MINGGU 19
NAMA : YULIANI, S.Pd.
CGP ANGKATAN 3 KAB. BANYUWANGI
3.1.a.10.3. Jurnal
Refleksi - Minggu 19
Salam dan bahagia
Model 1: 4F (Facts, Feelings, Findings, Future)
Tiba juga di minggu ke-19 pendidikan guru penggerak Angkatan 3 Kabupaten Banyuwangi Di minggu ke-19 ini adalah minggu terakhir di Modul 3.1. Pengambilan Keputusan sebagai
pemimpin pembelajaran aktivitas pembelajaran yang diselesaikan meliputi:
- Demontrasi Kontekstual
- Elaborasi Pemahaman
- Koneksi antarmateri
Jurnal refleksi minggu ke-19 pendidikan guru penggerak
menggunakan model 4F merupakan model refleksi yang dikembangkan oleh Dr. Roger
Greenaway. 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P, dengan pertanyaan sebagai berikut
(disesuaikan dengan yang sedang terjadi pada saat penulisan jurnal):
1. Facts (Peristiwa):
Modul 3.1. . Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin
pembelajaran
a.
Demontrasi Kontekstual
Pada demontrasi kontekstual ini CGP diminta untuk membuat Jurnal monolog tentang
bagaimana aksi yang diterapkan sebagai seorang guru Penggerak pada lingkungan ekosistem
sekolah, bagaimana pemahaman tentang modul 3.1 serta bagaimana rencana kedepan
untuk memulai sebuah keputusan dengan Langkah yang sudah dipelajari dengan didampingi oleh kepala sekolah dan rekan sejawat.
Saya mempubllish jurnal monolog tersebut
berupa podcast dan juga blog pribadi penulis dengan link berikut:
https://open.spotify.com/episode/0YELAsPbwIa2tmJqv97mz7?si=c281d253830145ce
https://b3-belajarbarengbuguru.blogspot.com/2022/02/demontrasi-kontekstual-modul-31.html
b. Elaborasi Pemahaman
Pada Elaoborasi pemahaman ini CGP menyimak
paparan dari Narasumber Ibu Denta Ratna Kristanti Iswari yang menjelaskan
tentang Modul 3.1
c.
Koneksi antarmateri
Saya membuat kesimpulan
(sintesis) dari keseluruhan materi yang didapat, dengan membuat artikel ilmiah
terkait Modul 3.1. Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran yang
dipublish di blog penulis dengan tautan:
https://b3-belajarbarengbuguru.blogspot.com/2022/02/tugas-31a9-koneksi-antar-materi.html
Dalam koneksi materi saya
menjawab 9 pertanyaan reflektif untuk menggali sejauh mana pemahaman saya Modul
3.1. Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Saya jadi makin paham
materi pengambilan keputusan yang materi tersebut memiliki korelasi dengan
pembelajaran sebelumnya yaitu filosofi pemikiran Ki Hajar Dewantara yaitu
filosopi Patrap triloka, Kegiatan terbimbing yang lakukan pada materi
pengambilan keputusan berkaitan dengan kegiatan 'coaching' (bimbingan),
kesulitan-kesulitan di lingkungan sekolah yang sulit dilaksanakan untuk
menjalankan pengambilan keputusan terhadap kasus-kasus dilema etika, pengaruh pengambilan
keputusan yang diambil terhadap pengajaran yang memerdekakan murid-murid,
pengaruh seorang pemimpin pembelajaran dalam mengambil keputusan terhadap
kehidupan atau masa depan murid-muridnya, dan kesimpulan akhir yang dapat
ditarik dari pembelajaran modul materi pengambilan keputusan dan keterkaitannya
dengan modul-modul sebelumnya.
2. Feelings (Perasaan)
Menikmati setiap alur dari
aktivitas pembelajaran yang telah dilalui adalah kunci setiap proses yang
dilakukan. Saya jadi makin paham bahwa dalam mengambil keputusan tidak seharusnya
melakukan keterburu-buruan akan tetapi lakukan dengan berbagai pertimbangan
supaya yang diharapkan dari keputusan tersebut dapat tercapai, menghasilkan
keputusan yang tepat dan dapat dipertanggung jawabkan serta mampu meminimalisir
kemungkinan atau resiko yang akan terjadi dari ketidak tepatan putusan yang
diambil. Setiap anak memiliki problematika yang berbeda-beda satu dengan yang
lainnya diharapkan bahwa kita mampu memberikan pelayan prima bagi mereka dengan
pengambilan keputusan yang tepat yang dapat menjadikan mereka lebih dewasa dan
siap hidup matang mengisi masa depan mereka yang lebih baik.
3. Findings (Pembelajaran)
Kita sebagai pendidik merupakan salah satu faktor utama yang
akan menetukan masa depan anak didik kemudian hari. Di tangan kitalah mereka
akan menjadi apa dan menjadi siapa. Kita adalah kreator yang akan mengkreasi
setiap keunikkan dan potensi mereka untuk bisa berkembang dan melejit sesuai
potensi yang mereka miliki. Tugas kita tidak hanya mengajar, memberikan
pengetahuan dan pengalaman kita. Akan tetapi harus menjadi inspirator yang
menjadikan mereka termotivasi untuk menjadi apa dan menjadi siapa di masa
depan. Salah satu kreasi kita adalah dengan pengambilan keputusan tepat dengan
proses coaching untuk menjadikan didik memiliki keleluasaan spiritual,
emosional, sosial dan intelektual.
4. Future (Penerapan)
Selanjutnya saya harus terus
berlatih dan belajar berhati-hati menentukan sebuah keputusan dengan berbagai
pertimbangan. Bahkan jika keputusan sudah diambil pun harus tetap melakukan
sebuah refleksi apakah sudah tepat keputusan kita, apakah sudah mewakili
aspirasi semua pihak dan sudah mengakomodir seluruh kepetingan dan harapan
semua pihak. Akan akan mengaplikasikan 9 langkah pengambilan dan pengujian
keputusan supaya dapat menghasilkan keputusan tepat dan dapat mengakomodir
seluruh kepentingan pihak yang terlibat.
Salam guru penggerak
Comments
Post a Comment